PEKANBARU

Kuasa Hukum Abdul Wahid Sebut Dakwaan KPK Kabur dan Dipaksakan

×

Kuasa Hukum Abdul Wahid Sebut Dakwaan KPK Kabur dan Dipaksakan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid berjalan keluar dari ruang sidang usai mengikuti persidangan kasus dugaan korupsi di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (3032026).

Pekanbaru, Lintasmata.com – Tim kuasa hukum Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, melontarkan kritik keras terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (30/3/2026).

Kuasa hukum Wahid, Kemal Shahab, menilai surat dakwaan yang disusun jaksa tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Ia bahkan menyebut dakwaan tersebut kabur, tidak cermat, dan terkesan dipaksakan.

Menurut Kemal, sejumlah poin dalam dakwaan tidak dijelaskan secara rinci dan tidak memenuhi unsur tindak pidana korupsi sebagaimana yang dituduhkan kepada kliennya.

“Banyak hal dalam dakwaan yang mengada-ada dan tidak dijelaskan secara rinci,” kata Kemal usai sidang.

Kemal juga menyoroti tuduhan terkait pergeseran anggaran yang disebut jaksa sebagai perbuatan melawan hukum. Ia menegaskan, proses pergeseran anggaran merupakan kewenangan teknis yang diusulkan oleh kepala dinas dan dibahas dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), bukan keputusan sepihak gubernur.

BACA JUGA  KPK Sita Uang dan Dokumen dari Ruang Wamen Imigrasi

“Gubernur hanya menetapkan melalui peraturan gubernur atau pergub. Tidak ada perbuatan melawan hukum yang dijelaskan dalam dakwaan,” tegasnya.

Selain itu, tim kuasa hukum mempertanyakan penerapan Pasal 12e dan 12f Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dalam perkara tersebut. Menurut Kemal, Pasal 12f yang berkaitan dengan penerimaan atau pemotongan pembayaran tidak tepat dikenakan kepada gubernur.

“Yang punya kewenangan itu bendahara, bukan gubernur. Ini jelas error in persona,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada bukti penerimaan gratifikasi oleh kliennya. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak didukung fakta hukum yang jelas.

BACA JUGA  Polda Riau Perkuat SDM Humas di Pelatihan 2026

“Tidak ada uang, tidak ada barang. Lalu apa yang mau dibuktikan?” katanya.

Lebih lanjut, Kemal menilai perkara ini dipaksakan masuk dalam kategori tindak pidana korupsi yang merupakan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. Ia menyebut, jika pun terdapat pelanggaran, seharusnya perkara tersebut masuk dalam ranah pidana umum, bukan ditangani oleh KPK.

“Kalau pun ada persoalan, itu lebih tepat masuk ranah pidana umum, bukan ditarik ke KPK,” ujarnya.

Sidang perkara dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid akan kembali dilanjutkan pada 8 April 2026 dengan agenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum atas eksepsi yang telah diajukan oleh tim kuasa hukum.

Pihak pembela menyatakan optimistis kliennya akan mendapatkan keadilan dalam proses persidangan yang masih berlangsung.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam