TNI/POLRI

Polda Riau Bangun 26 Jembatan Merah Putih Presisi, Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran Idulfitri 2026

×

Polda Riau Bangun 26 Jembatan Merah Putih Presisi, Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran Idulfitri 2026

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU — Kepolisian Daerah (Polda) Riau membangun 26 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Pembangunan tersebut terdiri atas 17 jembatan baru dan 9 jembatan renovasi, dengan total panjang lebih dari 700 meter.

Pembangunan jembatan dilaksanakan melalui Satuan Tugas (Satgas) Polda Riau dengan melibatkan 250 personel. Sebanyak 170 personel berasal dari Polda Riau, sementara 80 personel lainnya merupakan anggota Polres jajaran di kabupaten dan kota.

Wakil Kepala Polda Riau, Brigjen Pol. Hengki Haryadi, mengatakan pembangunan jembatan merupakan bentuk komitmen Polri dalam meningkatkan keselamatan dan aksesibilitas masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan rawan kecelakaan.

BACA JUGA  Tes Urine Dadakan, Tiga Personel Jajaran Polda Riau Positif Diproses Tanpa Ampun

“Salah satu jembatan yang menjadi prioritas berada di depan SD Negeri 018, Dusun Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing, Kabupaten Kepulauan Meranti. Jembatan tersebut berada di atas sungai yang kerap dilalui buaya dan berisiko bagi keselamatan anak-anak,” ujar Hengki, Selasa (27/1).

Ia menambahkan, Kabupaten Indragiri Hilir juga menjadi perhatian karena jembatan di wilayah tersebut sangat dibutuhkan sebagai akses utama aktivitas masyarakat.

Dari total 26 jembatan, Kabupaten Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah pembangunan terbanyak, yakni empat jembatan, terdiri atas dua jembatan baru dan dua jembatan renovasi.

BACA JUGA  Gajah Menjerit dari Panggung Senapelan, Ratusan Warga Tumpah Ruah Padati Rumah Singgah Tuan Kadi

Komandan Satuan Brimob Polda Riau selaku Komandan Satgas, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, menyebut seluruh jembatan ditargetkan dapat digunakan masyarakat sebelum Lebaran Idulfitri 2026.

“Seluruh personel Satgas bekerja maksimal agar pembangunan selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Ketut.

Pembangunan infrastruktur tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas antarwilayah guna mendukung kesejahteraan masyarakat.(YK)