Pekanbaru – Sebanyak 2.945 titik panas atau hotspot terdeteksi di Pulau Sumatera berdasarkan pemantauan hingga Minggu (23/8/2026) pukul 23.00 WIB. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, sementara Riau berada di posisi ketiga dengan 491 titik.
Forecaster On Duty, Gita Dewi S, mengatakan data tersebut merupakan hasil pembaruan pemantauan hotspot di wilayah Sumatera.
“Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera sebanyak 2.945 titik,” kata Gita, Senin (24/8/2026) pagi.
Sumatera Selatan mendominasi sebaran hotspot dengan 1.429 titik atau sekitar 48,5 persen dari total titik panas di Sumatera. Di bawahnya terdapat Jambi dengan 437 titik dan Riau sebanyak 491 titik.
Selain itu, hotspot terpantau di Lampung sebanyak 203 titik, Bangka Belitung 115 titik, Aceh 114 titik, Sumatera Utara 64 titik, Kepulauan Riau 53 titik, Sumatera Barat 20 titik dan Bengkulu 19 titik.
Di Riau, sebaran hotspot paling banyak berada di Kabupaten Pelalawan dengan 239 titik. Kabupaten Indragiri Hilir menyusul dengan 166 titik.
Hotspot juga terpantau di sejumlah daerah lainnya, yakni Bengkalis 30 titik, Indragiri Hulu 13 titik, Rokan Hulu 12 titik, Kampar 9 titik, Rokan Hilir 8 titik, Siak 7 titik, Kuantan Singingi 4 titik dan Dumai 3 titik.
Tingginya jumlah hotspot di Pelalawan dan Indragiri Hilir menjadi perhatian dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi cuaca yang relatif kering membuat titik-titik panas tersebut perlu terus dipantau untuk mengantisipasi munculnya kebakaran.
Cuaca Riau Hari Ini
BMKG memprakirakan kondisi cuaca Riau pada Senin (24/8/2026) umumnya cerah berawan hingga berawan. Pada pagi hari, sejumlah wilayah berpotensi mengalami udara kabur.
Memasuki siang hingga sore, cuaca diprediksi cerah berawan hingga berawan. Pada malam hari, hujan ringan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Siak dan Kota Dumai.
Sementara pada dini hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan juga berpotensi mengguyur sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar.
“Kecepatan angin diprakirakan mencapai 10 hingga 30 kilometer per jam dengan arah tenggara hingga barat daya. Suhu udara berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 50 hingga 95 persen,” jelas Gita.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter dan masih dalam kategori rendah.
BMKG juga belum mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Riau. Meski demikian, pemantauan hotspot tetap diperlukan, terutama di daerah dengan konsentrasi titik panas yang tinggi.




















