PEKANBARU

Ahli Pidana Nilai Kasus Kredit BRI Lebih Tepat Diselesaikan Secara Perdata

×

Ahli Pidana Nilai Kasus Kredit BRI Lebih Tepat Diselesaikan Secara Perdata

Sebarkan artikel ini
Erdiansyah SH MH tiba untuk menghadiri sidang dugaan korupsi kredit KUPEDES di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Riau, Senin (6/7/2026).

Pekanbaru – Ahli pidana dari Fakultas Hukum Universitas Riau (UNRI), Dr. Erdiansyah SH MH, menilai perkara dugaan korupsi pemberian Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES) PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Perawang lebih tepat diselesaikan melalui mekanisme hukum perdata.

Pendapat itu disampaikan Erdiansyah sebelum memberikan keterangan sebagai saksi ahli dalam sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Waris dan Sanito di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Riau, Senin (6/7/2026).

Menurut Erdiansyah, persoalan kredit macet merupakan bentuk wanprestasi atau ingkar janji yang selama ini dikenal sebagai sengketa keperdataan, bukan tindak pidana korupsi.

“Wanprestasi itu pada dasarnya masuk ranah perdata dan selama ini tidak dikenal dalam perkara tindak pidana korupsi. Itu yang menjadi pokok persoalannya,” kata Erdiansyah.

BACA JUGA  F-Demokrat Pekanbaru Dorong Perda LGBT Jadi Prioritas

Ia menjelaskan hubungan hukum dalam perkara tersebut terjadi antara pihak bank dengan Koperasi Unit Desa (KUD) yang telah diikat melalui perjanjian. Karena itu, apabila muncul sengketa akibat tidak terpenuhinya kewajiban dalam perjanjian, penyelesaiannya seharusnya ditempuh melalui pengadilan perdata.

“Sudah ada perjanjian dan sudah ada pembayaran. Kalau terjadi wanprestasi, penyelesaiannya melalui pengadilan perdata. Karena itu, saya menilai perkara ini tidak tepat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Untuk memperjelas pandangannya, Erdiansyah mengilustrasikan hubungan hukum antara bank dan pengembang (developer). Menurutnya, ketika kredit pengembang macet, tidak serta-merta seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban pidana.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Lewiaro Laia SH MH, mengatakan pihaknya menghadirkan dua saksi ahli, yakni ahli pidana dari UNRI, Dr. Erdiansyah SH MH, dan ahli perdata dari Universitas Islam Riau (UIR), Dr. Surizki Fibrianto SH MH.

BACA JUGA  Dua Lokasi Karhutla di Indragiri Hulu Berhasil Dikendalikan

“Kedua ahli akan menerangkan bahwa hubungan hukum antara bank dengan KUD merupakan hubungan keperdataan, sehingga penyelesaiannya seharusnya melalui jalur perdata, bukan pidana,” kata Lewiaro.

Lewiaro juga menilai perkara tersebut tidak memenuhi unsur mens rea atau niat jahat yang menjadi salah satu unsur penting dalam tindak pidana. Menurutnya, KUD Bina Mulya bersama anggota Kelompok Tani Monggo Sejahtera Kita Bersama (MSKB) telah melakukan pembayaran cicilan atas pinjaman yang diterima.

“Ini merupakan hubungan utang piutang yang semestinya diselesaikan melalui gugatan perdata, bukan diproses sebagai tindak pidana korupsi,” tegasnya.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam