Pekanbaru, Lintasmata.com – Pemerintah Provinsi Riau mulai menghidupkan kembali Stadion Utama Riau yang selama ini terlihat sepi dan minim aktivitas. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menargetkan stadion eks arena Pekan Olahraga Nasional XVIII itu menjadi pusat aktivitas olahraga di Riau.
Saat meninjau stadion di Jalan Naga Sakti, Kota Pekanbaru, Jumat (22/5/2026), SF Hariyanto menyoroti banyaknya ruangan di bagian basement yang selama ini belum dimanfaatkan maksimal. Ia meminta seluruh fasilitas dibenahi agar stadion kembali ramai digunakan.
“Kan ruangannya banyak ini. Memang dibangun untuk menampung segala kegiatan, ini yang akan kita maksimalkan. Nanti dibenahi semuanya,” kata SF Hariyanto.
Ia langsung menginstruksikan agar seluruh cabang olahraga dipusatkan di Stadion Utama Riau. Bahkan, Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia yang saat ini berada di Jalan Gajah Mada diminta segera dipindahkan ke kawasan stadion.
“Kita minta KONI pindah kantor ke sini. Kantor lama itu dikosongkan. Nanti meja di sana dipindahkan, kalau kurang kita tambah,” ujarnya.
Tak hanya itu, SF Hariyanto juga meminta Dispora berkoordinasi dengan Dinas PUPR-PKPP untuk menata desain ruangan bagi seluruh cabang olahraga. Dari total 64 cabang olahraga di Riau, seluruhnya direncanakan berkantor dan beraktivitas di kompleks stadion.
“Kalau ruangannya luas bisa dibagi dua atau tiga cabor. Nanti diberi sekat dan diatur penempatannya,” katanya.
Menurutnya, ramainya aktivitas olahraga di Stadion Utama Riau juga menjadi solusi mengurangi tindak kejahatan yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut. Ia menilai stadion yang aktif akan menghilangkan kesan angker dan sepi.
“Kalau semua aktivitas olahraga dilakukan di sini, pagi sampai malam ada kegiatan, tingkat kejahatan pasti berkurang. Pencurian dan perilaku masyarakat yang tidak bagus juga hilang,” ungkapnya.
Pemprov Riau juga berencana memasang pagar keliling stadion dan menambah penjagaan keamanan. Dispora diminta menempatkan lima hingga enam petugas keamanan di area stadion.
“Nanti kita pagar sekeliling. Satpam juga ditambah supaya aman. Listriknya biar ditanggung Pemprov,” pungkasnya.



















