Pekanbaru – Proses pemulangan jemaah haji asal Provinsi Riau musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi hampir rampung. Hingga 20 Juni 2026, sebanyak 4.681 jemaah dan petugas haji asal Riau telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Batam.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, Defizon, mengatakan Kloter BTH 18 yang merupakan kelompok terbang terakhir asal Riau telah tiba dengan selamat di Debarkasi Haji Batam pada Sabtu (20/6/2026).
“Alhamdulillah, Kloter BTH 18 sebagai kloter terakhir jemaah haji asal Riau telah tiba dengan selamat di Batam. Para jemaah selanjutnya kembali ke daerah asal masing-masing sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata Defizon.
Kloter BTH 18 membawa 265 orang yang terdiri dari 261 jemaah haji, satu Petugas Haji Daerah (PHD), dan tiga petugas kloter.
Dengan kedatangan kloter terakhir tersebut, jumlah jemaah dan petugas haji asal Riau yang telah kembali ke Indonesia mencapai 4.681 orang. Rinciannya terdiri dari 4.612 jemaah haji, 21 Petugas Haji Daerah (PHD), lima pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 43 petugas kloter.
Meski pemulangan hampir selesai, masih terdapat enam jemaah asal Riau yang berada di Arab Saudi.
Defizon menjelaskan, satu jemaah dari Kloter BTH 18 masih menjalani perawatan di Madinah dan didampingi oleh satu orang keluarga. Selain itu, masing-masing satu jemaah masih tergabung dalam Kloter BTH 20 dan BTH 25, sementara dua jemaah lainnya berada di Kloter BTH 21.
Mereka akan dipulangkan ke Indonesia sesuai jadwal dan kondisi kesehatan masing-masing.
Defizon berharap seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi dapat segera kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah bekerja selama proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan baik. Semoga jemaah yang masih berada di Arab Saudi segera pulang dan seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.



















