Pekanbaru, Lintasmata.com – Dua jemaah haji asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) akhirnya melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci setelah dinyatakan pulih oleh tim medis. Sebelumnya, keduanya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros Batam karena kondisi kesehatan yang menurun.
Kedua jemaah tersebut, Ruspidawati dan Mislan, kini telah memenuhi syarat kesehatan dan resmi bergabung dalam Kloter BTH08 untuk keberangkatan haji. Keduanya sebelumnya tergabung dalam Kloter BTH06, namun harus ditunda keberangkatannya karena alasan medis.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Defizon, menegaskan bahwa kesehatan jemaah menjadi prioritas utama dalam proses pemberangkatan haji. Ia memastikan hanya jemaah yang memenuhi syarat istitha’ah kesehatan yang diizinkan berangkat.
“Alhamdulillah, Ibu Ruspidawati dan Bapak Mislan sudah pulih dan dapat berangkat bersama Kloter BTH08. Sementara Ibu Aisyah Dopal masih menjalani pemulihan dan belum bisa diberangkatkan,” ujarnya.
Defizon menjelaskan, aturan istitha’ah kesehatan menjadi syarat mutlak dalam pelaksanaan ibadah haji. Jemaah yang belum memenuhi kondisi kesehatan akan ditunda keberangkatannya hingga dinyatakan layak oleh dokter.
Saat ini, satu jemaah lainnya, Aisyah Dopal, masih dalam perawatan dan pengawasan medis. Ia belum diizinkan berangkat hingga kondisinya benar-benar stabil.
Dua jemaah yang telah pulih tersebut akan bergabung dengan 62 jemaah haji asal Rohil lainnya dalam Kloter BTH08. Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan sehat.
“Kita doakan Ibu Aisyah Dopal segera pulih dan dapat menyusul pada kloter berikutnya,” tambah Defizon.




















