Pekanbaru, Lintasmata.com – Perjalanan panjang seorang pengemudi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai berakhir dengan bantuan petugas kepolisian.
Junaidi Silalahi, pengemudi mobil pick up, diketahui telah menempuh perjalanan sekitar 13 jam meski dalam kondisi menahan sakit akibat batu ginjal. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.45 WIB, Selasa (24/2/2026).
Saat patroli rutin, personel Ditlantas Polda Riau menghentikan kendaraan pick up yang melaju tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Namun, pemeriksaan di lapangan mengungkap kondisi yang berbeda dari dugaan awal.
Petugas mendapati pengemudi dalam keadaan lemah dan kesakitan. Junaidi mengaku nekat melanjutkan perjalanan menuju RS Eria Bunda Pekanbaru untuk menjalani operasi, meski rasa nyeri terus dirasakan selama perjalanan.
Melihat kondisi tersebut, petugas patroli segera mengambil langkah cepat. Demi keselamatan dan percepatan penanganan medis, Junaidi dipindahkan ke mobil patroli PJR untuk dikawal langsung menuju rumah sakit.
Pengawalan dilakukan oleh IPDA Indra Gunawan bersama Aiptu Jansen Sihombing, Aipda Ismet, dan Aipda Robi Hertanto. Setibanya di rumah sakit, personel turut membantu proses pengantaran hingga ke ruang perawatan.
Aipda Ismet mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi kesehatan yang serius.
“Jika mengalami gangguan kesehatan berat, sebaiknya segera berkoordinasi dengan tenaga kesehatan agar mendapatkan rujukan menggunakan ambulans. Berkendara dalam kondisi sakit sangat berisiko,” ujarnya.
Junaidi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan petugas.
“Saya sudah menahan sakit cukup lama dalam perjalanan. Terima kasih atas bantuan bapak-bapak polisi hingga saya bisa sampai ke rumah sakit,” katanya.
Peristiwa berlangsung kondusif. Polisi mengingatkan pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan, termasuk memastikan kondisi fisik saat berkendara.




















