Pekanbaru, Lintasmata.com – Polda Riau mengerahkan sebanyak 250 personel ke 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau untuk mendukung pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan konektivitas masyarakat guna mendukung kelancaran ekonomi dan akses pendidikan.
Dari total 250 personel yang diterjunkan, sebanyak 170 personel berasal dari Polda Riau dan 80 personel lainnya dari polres jajaran. Pelepasan personel dilakukan di halaman Kantor Polda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu, (28/1).
Dalam program tersebut, sebanyak 26 jembatan akan dibangun dan direnovasi di berbagai wilayah di Riau. Rinciannya, 17 jembatan merupakan pembangunan baru dan sembilan jembatan lainnya renovasi, dengan total panjang keseluruhan mencapai kurang lebih 700 meter.
Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan aktivitas usaha warga. Selain itu, keberadaan jembatan juga akan mempermudah akses pelajar dan tenaga pendidik menuju sekolah, yang selama ini terkendala kondisi infrastruktur.
Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan mengatakan, Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu kebutuhan dasar masyarakat.
“Polri berada langsung di bawah Presiden dengan tugas pokok menjaga keamanan masyarakat serta melakukan penegakan hukum yang berkeadilan. Namun kekuatan utama kami saat ini bukan pada senjata, melainkan pada kepercayaan publik,” ujar Irjen Pol. Herry Heryawan.
Ia menegaskan, seluruh pembangunan jembatan ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idulfitri 2026 agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
“Dengan adanya jembatan ini, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan anak-anak lebih mudah mengakses pendidikan. Ini bukan sekadar simbol atau wacana, tetapi upaya nyata Polri dalam menjembatani peradaban dan menggapai harapan masyarakat,” katanya.
Sebanyak 26 titik pembangunan jembatan tersebut dikerjakan dengan melibatkan kolaborasi bersama masyarakat setempat. Seluruh jembatan dalam program ini rencananya akan diresmikan langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo setelah pembangunan selesai.




















