Siak, Lintasmata.com – Seekor Harimau Sumatera dilaporkan masuk ke permukiman warga di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau. Aksi satwa dilindungi tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV milik warga dan menimbulkan keresahan.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/2/2026) malam. Dalam rekaman CCTV yang beredar, harimau terlihat berkeliaran di halaman belakang rumah warga sebelum memangsa hewan ternak dan peliharaan.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima laporan kemunculan harimau sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan informasi warga, satwa tersebut diduga memangsa dua ekor ayam dan seekor anak kucing milik warga setempat.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas BBKSDA Riau melalui Resort Siak langsung turun ke lokasi untuk melakukan mitigasi konflik satwa liar. Petugas berkoordinasi dengan Babinsa dan warga, serta melakukan penelusuran di sekitar permukiman.
Dari hasil pengecekan lapangan, petugas menemukan jejak kaki harimau berukuran sekitar 12 sentimeter serta bulu ayam yang berserakan di sekitar rumah warga. Temuan tersebut menguatkan dugaan keberadaan Harimau Sumatera di kawasan itu.
Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisidin, mengatakan kemunculan harimau tersebut diduga berkaitan dengan kejadian sebelumnya. Beberapa pekan lalu, tiga ekor kambing milik warga di wilayah yang sama dilaporkan hilang dan diduga dimangsa harimau.
“Lokasi permukiman ini berdekatan dengan kawasan hutan dan areal penggunaan lain (APL) yang memang merupakan jalur lintasan satwa liar, khususnya Harimau Sumatera. Karena itu potensi konflik masih bisa terjadi,” kata Ujang Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa liar, BBKSDA Riau telah memasang kamera trap di sekitar lokasi dan menambah unit kamera di sejumlah titik lain guna memperluas jangkauan pemantauan. Selain itu, pemantauan juga dilakukan menggunakan drone.
Ujang mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas sendirian pada malam hari. “Jika warga kembali melihat kemunculan harimau, segera laporkan ke petugas agar bisa ditangani lebih cepat,” ujarnya.
Warga juga diminta mengamankan ternak dengan memasukkannya ke dalam kandang serta menutup kandang menggunakan terpal atau seng untuk membatasi pandangan satwa liar.
















