Siak, Lintasmata.com – Kecelakaan kerja tragis terjadi di area operasional PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang, Kabupaten Siak, Riau. Insiden tersebut merenggut nyawa seorang pekerja dan kini dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.
Satreskrim Polres Siak langsung bergerak cepat dengan turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi.
Kasatreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut.
“Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini. Tim sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan ahli keselamatan kerja untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur,” ujarnya.
Polisi juga tidak bekerja sendiri dalam penanganan kasus ini. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja akan melibatkan instansi terkait.
“Penanganan kasus ini tidak hanya berhenti di lokasi kejadian. Kami akan bersinergi dengan instansi terkait, termasuk Disnaker, untuk mengevaluasi sistem keselamatan kerja secara menyeluruh,” tambahnya.
Di sisi lain, pihak perusahaan membenarkan adanya kecelakaan kerja yang menewaskan seorang operator. Berdasarkan keterangan resmi manajemen, korban diketahui bernama Syafrianto (48).
Peristiwa nahas itu terjadi saat adanya gangguan operasional pada alat crane. Ketika dilakukan pengecekan di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi terhimpit material roll di area kerja.
Tim operasional bersama tim keselamatan langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke fasilitas kesehatan perusahaan. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Perwakilan manajemen PT IKPP, Armadi, menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden ini. Perusahaan berkomitmen untuk memberikan seluruh hak dan dukungan kepada keluarga korban,” katanya.
Ia juga memastikan perusahaan bersikap kooperatif dalam proses investigasi yang sedang berjalan.
“Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung proses investigasi. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja juga sedang kami lakukan,” lanjutnya.
Menurutnya, kejadian ini menjadi perhatian serius bagi perusahaan untuk terus memperkuat standar keselamatan kerja.
“Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi perusahaan untuk terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja agar insiden serupa tidak terulang,” tegasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian turut menyampaikan empati kepada keluarga korban dan memastikan hak-hak korban tetap dikawal.
“Kami turut berduka atas kejadian ini. Kami juga memastikan seluruh hak korban akan dikawal agar dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup AKP Raja Kosmos.
















