Kampar – Sebanyak 770 santri dan tenaga pengajar di Pondok Pesantren Al Utsaimin, Kabupaten Kampar, Riau, mendapat edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penyuluhan digelar Tim Mabes TNI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sejak dini.
Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Al Utsaimin, Jalan Tuanku Tambusai, Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang, Jumat (18/9/2026). Penyuluhan dipimpin Brigjen TNI Sudarma Setiawan bersama delapan personel Tim Penyuluh Mabes TNI.
Dari 770 peserta, sebanyak 760 merupakan santri dan santriwati, sedangkan 10 lainnya merupakan guru dan tenaga pengajar. Para peserta mendapat pemahaman mengenai bahaya karhutla, dampak asap terhadap kesehatan dan lingkungan, serta pentingnya mencegah pembakaran lahan secara sembarangan.
Brigjen TNI Sudarma Setiawan mengatakan edukasi kepada generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran pencegahan karhutla. Para santri diharapkan tidak hanya memahami bahaya kebakaran, tetapi juga mampu menyampaikan kembali pengetahuan tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam pencegahan Karhutla. Melalui edukasi sejak di lingkungan pesantren, kami berharap para santri memahami dampak kebakaran hutan dan lahan serta ikut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan mencegah pembakaran lahan,” ujar Sudarma.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Karena itu, edukasi dilakukan dengan menyasar kelompok masyarakat di berbagai tingkatan, termasuk pelajar dan lingkungan pesantren.
Penyuluhan di lingkungan pesantren menjadi bagian dari pendekatan edukasi dini yang dilakukan Tim Mabes TNI di sejumlah wilayah Riau. Sasaran tidak hanya aparat dan masyarakat di tingkat desa, tetapi juga kalangan pelajar dan generasi muda.
Kegiatan di Pondok Pesantren Al Utsaimin berlangsung aman dan lancar. Tim Penyuluh Mabes TNI selanjutnya dijadwalkan menggelar rapat evaluasi pada Sabtu (19/9/2026) untuk mengevaluasi rangkaian kegiatan penyuluhan serta menyusun langkah berikutnya.




















