Kampar – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI menyasar lingkungan perguruan tinggi untuk memperkuat edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kampar, Riau.
Penyuluhan digelar di Aula Politeknik Kampar, Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, Rabu (16/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, TNI, pemerintah desa, serta unsur kewilayahan.
Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Kampar Brigjen TNI Sudarma Setiawan memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam penyuluhan, mahasiswa dan sivitas akademika diberikan pemahaman mengenai pencegahan serta penanganan karhutla.
Sudarma mengatakan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran lingkungan, terutama karena mahasiswa dapat menjadi penggerak edukasi di tengah masyarakat.
“Dunia pendidikan tinggi memiliki potensi besar dalam mendukung upaya pencegahan karhutla. Melalui penyuluhan bersama para dosen dan mahasiswa Politeknik Kampar hari ini, kita ingin membangun pemahaman yang kuat serta kepedulian lingkungan sejak dini,” kata Sudarma.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Upaya pencegahan perlu diperkuat melalui edukasi, kepedulian terhadap lingkungan dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
Direktur Politeknik Kampar Dr. Nina Veronika turut hadir bersama jajaran dosen dan mahasiswa. Unsur TNI yang hadir antara lain Danramil 01/Bangkinang Kapten Inf Sutan Sahril dan Babinsa Desa Batu Belah Sertu Hermawan Efendi.
Penyuluhan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan berlangsung tertib.




















