Rohul – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI menyasar kalangan pelajar dalam upaya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Sebanyak 114 peserta mengikuti sosialisasi yang digelar di SMAN 1 Pendalian IV Koto, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan dipimpin Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Kabupaten Rokan Hulu Brigjen TNI Andi Tjanwandi bersama enam personel Mabes TNI. Dari 114 peserta, 100 di antaranya merupakan siswa dan siswi, delapan guru dan staf pengajar, lima Babinsa Koramil 13/Rokan IV Koto, serta satu personel Polsek Pendalian IV Koto.
Materi penyuluhan mencakup bahaya karhutla, dampak asap terhadap kesehatan dan lingkungan, hingga langkah mitigasi yang dapat dilakukan sejak dini. Para pelajar juga diajak memahami pentingnya tidak melakukan pembakaran lahan serta menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat.
Brigjen Andi Tjanwandi mengatakan sekolah menjadi salah satu ruang penting untuk membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Menurutnya, pelajar dapat berperan menyebarkan pengetahuan tentang pencegahan karhutla di lingkungan tempat tinggal.
“Para siswa dan siswi merupakan agen perubahan yang sangat potensial dalam menjaga kelestarian alam. Melalui pembekalan di SMAN 1 Pendalian IV Koto hari ini, kami ingin menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian sejak dini agar para pelajar turut aktif mengedukasi lingkungan sekitarnya demi menjaga Rokan Hulu tetap aman dan bebas dari bencana kabut asap,” tegas Andi.
Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tim Mabes TNI dalam memperluas edukasi pencegahan karhutla hingga ke tingkat masyarakat. Pelibatan generasi muda diarahkan untuk memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah munculnya sumber api.
Kegiatan di SMAN 1 Pendalian IV Koto berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dalam kondisi aman, tertib dan lancar.
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI selanjutnya dijadwalkan melakukan evaluasi terhadap seluruh rangkaian penyuluhan dan peninjauan lapangan yang telah dilaksanakan di wilayah Rokan Hulu.
















