PEKANBARU

Polda Riau Ungkap Dugaan Korupsi BRKS Siak, Kerugian Negara Capai Rp18,9 Miliar

×

Polda Riau Ungkap Dugaan Korupsi BRKS Siak, Kerugian Negara Capai Rp18,9 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Pekanbaru – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap dugaan korupsi penyaluran fasilitas pembiayaan di Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) Cabang Siak Sri Indrapura yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp18,9 miliar. Kasus tersebut menyeret 88 debitur dan telah menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Dua tersangka yang ditetapkan masing-masing berinisial AS, mantan Account Officer BRKS Cabang Siak Sri Indrapura, serta H yang berprofesi sebagai wiraswasta. Keduanya diduga terlibat dalam penyimpangan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Islamic Banking (iB) Kecil dan pembiayaan agribisnis dengan akad murabahah selama periode April 2023 hingga April 2024.

Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Nasrudin, mengatakan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau menunjukkan kerugian negara mencapai Rp18.920.492.975. Nilai tersebut terdiri dari pembiayaan sebesar Rp17,6 miliar serta subsidi bunga yang tidak tepat sasaran senilai Rp1,32 miliar.

BACA JUGA  Avsec dan TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin Amankan Penumpang Bawa 1 Kg Sabu

“Dalam perkara ini terdapat dugaan penyimpangan sejak proses pengajuan, persetujuan hingga pencairan fasilitas pembiayaan kepada 88 debitur. Dana yang dicairkan diduga tidak dinikmati para nasabah, tetapi dialihkan kepada pihak lain yang menjadi penerima manfaat,” ujar Nasrudin, Selasa (4/8/2026).

Berdasarkan penyidikan, dana pembiayaan senilai Rp17,6 miliar diduga dipindahbukukan kepada sejumlah pihak. Salah satu penerima manfaat adalah tersangka H yang diduga menerima aliran dana sekitar Rp4,16 miliar.

Sementara itu, tersangka AS diduga memproses seluruh pengajuan pembiayaan hingga pencairan dana. Penyidik juga menduga AS menerima keuntungan sebesar Rp5 juta dari setiap pengajuan nasabah atau sekitar Rp440 juta dari 88 debitur.

Kasus ini terungkap setelah Divisi Audit Internal dan Anti Fraud BRKS menemukan kejanggalan dalam penyaluran pembiayaan. Sejumlah nasabah mengaku tidak pernah menggunakan dana pembiayaan tersebut. Mereka hanya menerima imbalan antara Rp10 juta hingga Rp14 juta serta dijanjikan memperoleh kebun kelapa sawit seluas satu hektare setelah pembiayaan lunas.

BACA JUGA  Transaksi Sabu di Kebun Sawit Terbongkar, Pelaku Ditangkap

Penyidik juga menemukan para calon debitur hanya diminta menyerahkan dokumen identitas berupa KTP dan kartu keluarga untuk bergabung dalam kelompok tani. Namun, tanpa disadari, data tersebut diduga digunakan untuk mengajukan pembiayaan hingga Rp200 juta per orang dengan dokumen yang menyebut mereka sebagai petani dan pemilik kebun sawit.

Dalam penyidikan, polisi telah menyita berbagai barang bukti berupa dokumen pembiayaan milik 88 debitur, slip pemindahbukuan, dokumen kepemilikan tanah, rekening koran, buku tabungan, serta hasil audit kerugian keuangan negara.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau masih terus menelusuri aliran dana dan mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara dugaan korupsi tersebut.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam