Pekanbaru, Litasmata.com – Kecelakaan lalu lintas berat terjadi di Jalan Tuanku Tambusai Jalur Utara, tepatnya di persimpangan Jalan Paus depan Toko Mitra Sejati, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Rabu (28/1/2026) dini hari. Seorang pejalan kaki tewas setelah ditabrak mobil yang pengemudinya melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.55 WIB. Korban diketahui bernama Masrial (36), warga Jalan Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan melibatkan satu unit mobil yang jenisnya belum diketahui. Dalam kejadian tersebut, plat nomor kendaraan dengan nomor polisi B 1557 RKM ditemukan tertinggal di lokasi dan telah diamankan sebagai barang bukti.
Kronologi kejadian bermula saat mobil melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Tuanku Tambusai Jalur Utara. Setibanya di persimpangan Jalan Paus, kendaraan yang awalnya berada di lajur kanan berpindah ke lajur kiri dan menabrak korban yang saat itu sedang mengerjakan pengecatan marka jalan di lajur kiri jalan tersebut. Usai menabrak korban, pengemudi mobil langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka berat di bagian kepala, kedua tangan, dan kedua kaki. Korban sempat dilarikan ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio Wicaksana mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk plat nomor kendaraan yang tertinggal di lokasi kejadian.
“Kami sudah mengamankan plat nomor kendaraan yang tertinggal di TKP dan saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pengemudi yang melarikan diri,” kata AKP Satrio.
Ia menambahkan, keterangan dari sejumlah saksi juga telah dikumpulkan untuk memperkuat proses penyelidikan. Polisi mengimbau pengemudi yang terlibat agar segera menyerahkan diri.
Salah seorang saksi mata, Yulnaidi (58), mengatakan korban tertabrak secara tiba-tiba saat sedang bekerja di badan jalan. Ia menyebut kendaraan datang dengan kecepatan cukup tinggi sebelum berpindah lajur dan menabrak korban.
“Mobil datang dari arah barat, awalnya di lajur kanan. Sampai di persimpangan, mobil itu langsung pindah ke kiri dan menabrak korban. Setelah itu mobil langsung kabur,” ujar Yulnaidi.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas sedang. Jalan dalam kondisi beraspal, lurus, rata, dan satu arah.
AKP Satrio Wicaksana menyebut, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi mobil kurang berkonsentrasi dan tidak berhati-hati serta tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan.





















