Kampar – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI mengevaluasi rangkaian program edukasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kampar, Riau. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pendekatan yang diterapkan di lapangan efektif dan dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat.
Rapat evaluasi digelar di Bangkinang Kota, Sabtu (19/9/2026), dipimpin Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Kabupaten Kampar Brigjen TNI Sudarma Setiawan bersama tujuh personel Mabes TNI. Kegiatan turut didampingi perwakilan Babinsa Koramil 01/Bangkinang Kodim 0313/KPR.
Sejumlah kegiatan menjadi bahan evaluasi, mulai dari audiensi di lingkungan kampus, sosialisasi di tingkat kecamatan, hingga pendekatan kultural dan keagamaan. Tim juga membahas penajaman pola edukasi untuk menghadapi perubahan kondisi cuaca dan potensi munculnya titik panas.
Sudarma mengatakan evaluasi diperlukan agar penyuluhan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, setiap kegiatan ditinjau untuk melihat efektivitas pesan pencegahan yang telah disampaikan.
“Evaluasi internal ini menjadi sarana penting untuk menyempurnakan pola pendampingan dan penyuluhan di lapangan. Kita ingin memastikan seluruh materi edukasi hukum, imbauan tidak membakar lahan, hingga koordinasi dengan aparat kewilayahan dan tokoh masyarakat berjalan responsif, terukur, dan makin solid dalam menjaga Kabupaten Kampar tetap aman dari bencana asap,” tegas Sudarma.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter masyarakat dan wilayah. Karena itu, keterlibatan aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, lingkungan pendidikan serta tokoh agama menjadi bagian dari strategi memperkuat kesadaran pencegahan karhutla.
Evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari konsolidasi internal Tim Penyuluh Mabes TNI untuk memantapkan agenda berikutnya di Kabupaten Kampar. Hasil evaluasi akan menjadi bahan penyempurnaan pola edukasi dan koordinasi di lapangan.
Tim Penyuluh Mabes TNI selanjutnya dijadwalkan melanjutkan konsolidasi dan evaluasi tim untuk memantapkan agenda pencegahan karhutla di wilayah Kabupaten Kampar.




















