PEKANBARU

Polisi Sita Rp972 Juta dan 388 Gram Emas dari Kasus PETI Kuansing

×

Polisi Sita Rp972 Juta dan 388 Gram Emas dari Kasus PETI Kuansing

Sebarkan artikel ini
Petugas Polda Riau mengamankan sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi hasil pertambangan emas tanpa izin dalam penggeledahan di Kabupaten Kampar.

Pekanbaru – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menyita uang tunai Rp972,8 juta dan perhiasan emas seberat 388,31 gram dari penggeledahan Toko Emas Syafira Jewelry di Pasar Syariah Ulul Albab, Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Penyitaan dilakukan dalam pengembangan kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Polisi menduga emas dan uang tersebut berkaitan dengan jaringan perdagangan hasil tambang ilegal.

Selain emas dan uang tunai, penyidik turut mengamankan peralatan pengolahan emas, buku tabungan, catatan penjualan serta sejumlah dokumen transaksi periode 2025 hingga 2026.

Direskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan mengatakan, penggeledahan dilakukan pada 11 Agustus 2026 setelah penyidik menemukan bukti transaksi antara pemilik toko emas berinisial BD (31) dengan tersangka lainnya, DI (40).

BACA JUGA  Gajah Menjerit dari Panggung Senapelan, Ratusan Warga Tumpah Ruah Padati Rumah Singgah Tuan Kadi

DI diduga berperan sebagai pemodal sekaligus pemilik rakit PETI di Desa Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir, Kuansing. Sementara BD merupakan pemilik Toko Emas Syafira Jewelry di Kabupaten Kampar.

Dari penelusuran tiga rekening milik DI, polisi menemukan transaksi jual beli emas dengan BD sejak Mei 2026. Total emas yang diduga diperjualbelikan mencapai 712,44 gram dengan nilai transaksi sekitar Rp1,578 miliar.

Kasus ini bermula dari informasi mengenai aktivitas PETI yang diterima Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau. Polisi kemudian mengamankan DI pada 8 Agustus 2026 bersama sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk menambang emas secara ilegal.

Ade menjelaskan, emas hasil penambangan menggunakan rakit atau dompeng tersebut diduga diolah dan dilebur sebelum masuk ke jalur perdagangan.

BACA JUGA  Polda Riau Perketat Patroli Malam, Kejahatan Jalanan Dibidik

Pengusutan kemudian dikembangkan hingga ke pihak yang diduga menjadi penerima dan memperjualbelikan hasil tambang ilegal. Polisi menegaskan penindakan PETI tidak hanya menyasar pekerja tambang, tetapi juga pemodal, penerima, pengolah hingga pihak yang memperdagangkan hasilnya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 158 dan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Penyidik juga menerapkan ketentuan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagaimana Pasal 607 ayat (1) huruf a, b dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari penerapan Green Policing Polda Riau dalam menindak kejahatan lingkungan sekaligus menelusuri aliran dana dan aset yang berasal dari aktivitas ilegal.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam