Pekanbaru, Lintasmata.com – Manajemen Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru memastikan kesiapan menghadapi lonjakan penumpang selama arus mudik Lebaran 2026. Pihak bandara telah menyiapkan infrastruktur, fasilitas, serta personel untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan penerbangan pada periode puncak mudik.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan operasional bandara berjalan lancar selama musim mudik.
“Infrastruktur, fasilitas, dan personel telah kami siapkan secara optimal untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui transportasi udara,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Bandara SSK II Pekanbaru saat ini memiliki kapasitas parkir delapan pesawat berbadan lebar (wide body) dan empat pesawat berbadan sedang (narrow body). Sementara itu, gedung terminal bandara mampu melayani hingga lima juta penumpang per tahun.
Manajemen bandara juga meningkatkan pengawasan terhadap berbagai infrastruktur utama seperti runway, taxiway, apron, serta fasilitas terminal guna memastikan keselamatan penerbangan selama periode mudik Lebaran.
Selain menyiapkan aspek operasional, pihak bandara juga menghadirkan berbagai layanan tambahan bagi penumpang selama bulan Ramadhan. Salah satunya dengan membagikan takjil gratis kepada pengguna jasa bandara saat waktu berbuka puasa.
Bandara SSK II Pekanbaru juga memasang berbagai ornamen Idul Fitri di area terminal guna memberikan suasana yang lebih hangat bagi penumpang yang datang maupun yang akan berangkat.
Untuk mendukung kelancaran operasional, manajemen bandara menyiagakan 130 personel gabungan. Personel tersebut terdiri dari 119 petugas internal bandara dan 21 personel dari berbagai instansi terkait.
Achmad menegaskan pihaknya memprioritaskan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa bandara selama periode mudik Lebaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar selama arus mudik Lebaran,” katanya.
Ia menambahkan sinergi antara pengelola bandara dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga kelancaran operasional bandara sebagai pintu gerbang udara Provinsi Riau.




















