Pelalawan – Sebanyak tujuh unit dump truck dikerahkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0313/KPR untuk mempercepat perkerasan badan jalan dari Jembatan T. Tahal menuju Jembatan Penyamahan di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Jumat (31/7/2026).
Pengerjaan difokuskan pada pemerataan batu pecah dan perapian bahu jalan sebagai bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129. Langkah tersebut dilakukan untuk menghasilkan konstruksi jalan yang lebih kokoh, aman, dan tahan lama sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat.
Di lapangan, kegiatan didampingi personel Satgas TMMD, Serka Sugeng S dan Serda Syamsul Bastian, yang mengawasi proses pengangkutan material hingga pemerataan batu pecah menggunakan alat berat.
Untuk memenuhi kebutuhan material, tiga unit dump truck mengangkut batu pecah sebanyak empat kali perjalanan dengan muatan tiga bucket setiap kendaraan. Sementara itu, empat unit dump truck milik Dinas Pekerjaan Umum turut membantu pengangkutan material sebanyak lima kali perjalanan dengan kapasitas muatan yang sama.
Setelah material digelar di badan jalan, excavator disiagakan di lokasi pengambilan batu pecah. Adapun bulldozer dan vibro roller ditempatkan di sekitar kantor desa sebagai persiapan untuk tahapan pemadatan berikutnya.
Penanggung Jawab Lapangan Sasaran Jalan TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR, Kapten Inf Mawardi, mengatakan pengerjaan dilakukan secara maksimal agar kualitas jalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Perapian bahu jalan dan pemerataan batu pecah kami percepat dengan dukungan tujuh unit dump truck serta alat berat. Sinergi dengan Dinas PU sangat membantu kelancaran distribusi material sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Menurutnya, proses pemadatan menjadi tahapan penting untuk memastikan jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung aman dan lancar dengan pengawasan personel Satgas TMMD sehingga distribusi material serta pengoperasian alat berat dapat berjalan sesuai rencana.




















