Pelalawan – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI memilih pendekatan humanis untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah pesisir Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Edukasi digelar secara santai dan interaktif di Cafe Akaw, depan Maporamil 15/Kuala Kampar, Sabtu (12/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Kabupaten Pelalawan Brigjen TNI Dedy Zulkifli dan diikuti unsur TNI, pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat hingga generasi muda.
Dedy mengatakan pencegahan karhutla di wilayah pesisir membutuhkan keterlibatan masyarakat. Karena itu, sosialisasi tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga dialog langsung agar persoalan dan langkah pencegahan dapat dipahami bersama.
“Pencegahan Karhutla di daerah perairan dan pesisir seperti Kuala Kampar memerlukan sinergi yang kokoh antara aparat, pemerintah desa, tokoh adat, dan generasi muda. Diskusi tatap muka malam ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk menyamakan persepsi agar wilayah Pelalawan senantiasa aman, hijau, dan bebas dari bahaya kabut asap,” tegas Dedy.
Dalam kegiatan itu, Tim Mabes TNI menyampaikan materi mengenai pencegahan dan penanggulangan karhutla, termasuk pentingnya deteksi dini terhadap titik panas. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta yang hadir.
Kegiatan turut dihadiri Danramil 15/Kuala Kampar Lettu Inf Feby S. Harahap beserta Babinsa, Danpos AL Lettu Pelaut Samsul Hutagalung, Pj Kapolsek Kuala Kampar Iptu Rio Putra, Lurah Teluk Dalam Tengku Ery Yusri, Kepala Desa Teluk Daryanto, personel Babinpotmar, Bhabinkamtibmas, Damkar Kecamatan Kuala Kampar Zulhafis, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan Karang Taruna.
Pendekatan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pesisir yang memiliki karakter geografis berbeda dengan wilayah daratan lainnya di Pelalawan.
Sosialisasi berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dalam kondisi aman dan tertib. Tim Penyuluh Mabes TNI dijadwalkan meninggalkan Kuala Kampar menuju Buton pada Minggu (13/9/2026) pukul 08.00 WIB.




















