Pelalawan – Tim Penyuluh Mabes TNI memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau. Edukasi menyasar berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, hingga kalangan pemuda di Kecamatan Ukui.
Sosialisasi digelar di Aula Kantor Camat Ukui, Kamis (10/9/2026), sebagai bagian dari langkah mitigasi dan penguatan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.20 WIB itu dipimpin Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Brigjen TNI Dedy Zulkifli bersama delapan personel perwira tinggi dan perwira menengah Mabes TNI. Tim juga mendapat pendampingan dari Danramil 04/Pangkalan Kuras yang diwakili Peltu Alek Hermawan bersama jajaran Babinsa.
Sebanyak 69 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur Kecamatan Ukui, kepolisian, kelurahan, Kantor Urusan Agama (KUA), Puskesmas, pemerintah desa, unsur pendidikan dan pertanian, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan organisasi Karang Taruna.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembukaan, doa, sambutan dari pihak Kecamatan Ukui, serta pemaparan materi teknis mengenai pencegahan dan penanggulangan Karhutla oleh Tim Mabes TNI.
Dalam arahannya, Brigjen TNI Dedy Zulkifli menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat hingga tingkat desa dalam mendeteksi dan mencegah munculnya titik panas atau hotspot.
Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.
“Upaya pencegahan Karhutla mengandalkan partisipasi aktif dan kolaborasi terpadu dari seluruh lapisan masyarakat,” kata Dedy.
Ia menilai keberadaan kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, serta generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna menjadi kekuatan penting dalam membangun kewaspadaan sejak dini.
“Kehadiran para Kepala Desa, tokoh adat, tokoh agama, hingga generasi muda Karang Taruna di Kecamatan Ukui hari ini merupakan modal utama kita bersama untuk menjaga wilayah Pelalawan tetap aman, hijau, dan bebas dari bahaya kabut asap,” tegasnya.
Tim Mabes TNI juga mendorong masyarakat untuk memperkuat koordinasi di tingkat tapak, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta segera melaporkan potensi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.
Kegiatan sosialisasi berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.




















