Pelalawan – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI mengecek kesiapan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau.
Pengecekan dilakukan melalui audiensi dan koordinasi teknis di Pangkalan Kerinci, Rabu (16/9/2026). Kegiatan dipimpin Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Pelalawan Brigjen TNI Dedy Zulkifli bersama tujuh personel.
Tim Mabes TNI bertemu perwakilan humas PT RAPP dan 10 personel RPK. Kegiatan tersebut turut didampingi tiga Babinsa Koramil 09/Langgam Kodim 0313/KPR.
Dalam pertemuan itu, pembahasan difokuskan pada sistem peringatan dini, pemetaan wilayah yang rawan terbakar, kesiapan armada dan peralatan pemadam, hingga mekanisme respons bersama jika ditemukan titik panas atau hotspot.
Brigjen TNI Dedy Zulkifli mengatakan koordinasi antara aparat dan tim pemadam perusahaan diperlukan untuk mempercepat penanganan ketika muncul potensi karhutla.
“Sinergi antara Mabes TNI, Koramil, dan Regu Pemadam Kebakaran PT RAPP sangat krusial dalam mempercepat respons penanganan karhutla,” kata Dedy.
Menurutnya, koordinasi dilakukan untuk menyelaraskan langkah di lapangan sekaligus memastikan personel dan sarana pemadam dapat bergerak cepat saat terjadi kebakaran.
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI selanjutnya dijadwalkan melakukan audiensi dan koordinasi dengan Polres Pelalawan pada Kamis (17/9/2026).




















