Pelalawan – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI memperluas edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Sebanyak delapan personel tim penyuluh bergerak menuju wilayah Kuala Kampar pada Sabtu (12/9/2026). Pergerakan tersebut dipimpin Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Kabupaten Pelalawan Brigjen TNI Dedy Zulkifli.
Kuala Kampar menjadi salah satu sasaran karena karakter wilayahnya yang berada di kawasan pesisir dan memiliki lahan gambut. Kondisi tersebut membuat kesiapsiagaan masyarakat dan aparat setempat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran sejak dini.
Dedy mengatakan edukasi karhutla harus menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan pesisir dan daerah yang berada jauh dari pusat pemerintahan. Menurutnya, pencegahan akan lebih efektif jika masyarakat memahami potensi ancaman serta mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika muncul indikasi kebakaran.
“Pencegahan Karhutla harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah terluar dan pesisir. Kehadiran Tim Penyuluh Mabes TNI di Kuala Kampar untuk memastikan sinergi pencegahan, penanggulangan hingga pemulihan Karhutla dapat terbangun bersama pemerintah setempat, aparat teritorial dan warga,” tegas Dedy.
Tim dijadwalkan menggelar penyuluhan dan sosialisasi secara langsung di Balai Pertemuan Kecamatan Kuala Kampar pada Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pencegahan karhutla, deteksi dini serta langkah penanganan apabila ditemukan titik api.
Pergerakan Tim Penyuluh Mabes TNI menuju Kuala Kampar berlangsung hingga sore hari. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.




















