Pelalawan – Peran media dinilai penting dalam memperluas edukasi dan informasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada masyarakat. Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam komunikasi sosial (Komsos) Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama sejumlah wartawan di Kabupaten Pelalawan, Riau.
Kegiatan digelar di Rumah Makan Mak Itam, Kelurahan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Minggu (20/9/2026). Pertemuan dipimpin Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Pelalawan Brigjen TNI Dedy Zulkifli bersama tujuh personel Mabes TNI.
Enam wartawan dari berbagai media di Pelalawan hadir dalam kegiatan tersebut. Pertemuan turut didampingi perwakilan Babinsa Koramil 09/Langgam Kodim 0313/KPR.
Dalam dialog tersebut, tim membahas pentingnya penyebaran informasi mengenai bahaya karhutla, larangan membakar lahan, edukasi hukum serta langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Dedy mengatakan media memiliki jangkauan luas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, pemberitaan mengenai pencegahan karhutla diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Insan pers memiliki peran penting sebagai jembatan informasi dan edukasi bagi masyarakat. Melalui silaturahmi bersama rekan-rekan wartawan Pelalawan hari ini, kita ingin memperkuat kolaborasi pemberitaan yang positif dan edukatif agar pesan pencegahan Karhutla dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat tapak,” tegas Dedy.
Menurutnya, informasi mengenai karhutla perlu disampaikan secara objektif dan mudah dipahami agar masyarakat mengetahui risiko pembakaran lahan serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah munculnya titik api.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian upaya memperkuat pencegahan karhutla melalui pendekatan edukasi dan kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat.
Tim Penyuluh Mabes TNI dijadwalkan melanjutkan kegiatan dengan audiensi dan silaturahmi bersama Bupati Pelalawan, Senin (21/9/2026), untuk membahas koordinasi serta langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Pelalawan.




















