Kuansing – Ribuan masyarakat memadati arena utama pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (27/6/2026). Antusiasme warga mewarnai pembukaan ajang keagamaan terbesar di Provinsi Riau tersebut.
Pembukaan MTQ dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah se-Provinsi Riau, pimpinan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dewan hakim, kafilah dari 12 kabupaten/kota, tokoh agama, serta masyarakat.
Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang hadir pada pembukaan MTQ. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan kuatnya kecintaan masyarakat terhadap syiar Al-Qur’an.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, relawan, aparat keamanan, serta semua pihak yang telah bersama-sama menyukseskan pembukaan MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau. Kehadiran ribuan masyarakat malam ini menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik selama penyelenggaraan MTQ berlangsung,” ujar Suhardiman.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ. Selain menjadi ajang syiar Al-Qur’an, kegiatan ini juga diharapkan mempererat silaturahmi antardaerah di Provinsi Riau.
Salah seorang warga Kuantan Singingi, Rahman (36), mengaku bangga daerahnya dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi. Ia datang bersama keluarga untuk menyaksikan pembukaan secara langsung.
“Suasananya sangat meriah. Kami bangga karena Kuantan Singingi dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau. Semoga kegiatan seperti ini semakin mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat syiar Al-Qur’an,” katanya.
MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau diikuti kafilah dari 12 kabupaten/kota yang akan bersaing pada 11 cabang musabaqah. Selain menjadi ajang pembinaan dan seleksi menuju MTQ Nasional, penyelenggaraan MTQ juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan keagamaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi.








