Pekanbaru, Lintasmata.com – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pepaya 1, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (30/3/2026). Dalam peristiwa tersebut, delapan petak rumah rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah.
Api diduga berasal dari salah satu rumah warga dan dengan cepat membesar karena bangunan yang berdempetan serta didominasi material semi permanen. Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga seadanya sebelum api semakin meluas.
Salah seorang korban, Nelmiati (61), mengatakan, ia mengetahui kebakaran saat suaminya hendak melakukan perbaikan rumah di luar. Saat itu, suaminya melihat asap tebal disusul api yang sudah membesar dari rumah di sebelahnya.
“Waktu itu suami mau rehab rumah dan keluar, tiba-tiba suami melihat dari sebelah asap dan api sudah besar, lalu memberitahu saya. Mengetahui kejadian tersebut, saya langsung berteriak dan menyelamatkan diri,” ujar Nelmiati sambil menangis.
Menurutnya, ia hanya sempat menyelamatkan beberapa barang, seperti becak motor, televisi, dan kipas angin. Sementara dokumen penting serta benda berharga lainnya tidak berhasil diselamatkan karena api dengan cepat melahap bangunan.
Petugas pemadam kebakaran Kota Pekanbaru tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian dilaporkan warga. Api baru berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian, setelah petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Kapolsek Sukajadi, Kompol Romi Irwansyah, mengatakan, total delapan petak rumah terdampak dalam kebakaran tersebut. Namun, hanya enam rumah yang dalam kondisi berpenghuni saat kejadian.
“Diduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Romi.
Ia menambahkan, selain petugas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, personel dari unsur masyarakat, Polri, dan TNI juga turut membantu proses pemadaman karena lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk di belakang Korem Pekanbaru.
Saat ini, tim Inafis Polresta Pekanbaru masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.




















