Rohul – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI mengecek kesiapan sumber air untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Pemeriksaan dilakukan di embung Desa Suka Maju, Kecamatan Tambusai, Minggu (20/9/2026).
Peninjauan dipimpin Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Rokan Hulu Brigjen TNI Andi Tjanwandi bersama enam personel Mabes TNI. Kegiatan turut melibatkan aparat kewilayahan dari Koramil, Kecamatan Tambusai, Polsek Tambusai, pemerintah desa serta tokoh masyarakat.
Tim memeriksa volume dan debit air embung sekaligus memastikan akses menuju lokasi dapat digunakan untuk mendukung pemadaman saat terjadi kebakaran. Akses sumber air menjadi perhatian karena dapat menentukan kecepatan mobilisasi pompa maupun peralatan pemadam ke lokasi kebakaran.
Andi Tjanwandi mengatakan ketersediaan sumber air di tingkat desa menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan ketika titik api ditemukan.
“Keberadaan embung dan sumber air yang terawat serta siap pakai di tingkat tapak sangat krusial untuk menunjang respons cepat pemadaman Karhutla. Melalui peninjauan bersama aparat kecamatan, desa, dan kepolisian hari ini, kita ingin memastikan seluruh sarana pendukung mitigasi di Rokan Hulu terdata dengan baik dan siap difungsikan sewaktu-waktu,” tegas Andi Tjanwandi.
Selain memastikan ketersediaan air, pengecekan juga dilakukan untuk melihat kesiapan sarana pendukung apabila terjadi kondisi darurat. Langkah tersebut diharapkan mempercepat penanganan sehingga api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Peninjauan embung menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tim Penyuluh Mabes TNI dalam memperkuat pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi karhutla di Rokan Hulu.
Tim dijadwalkan melanjutkan kegiatan dengan audiensi dan silaturahmi bersama Bupati Rokan Hulu, Senin (21/9/2026). Pertemuan tersebut akan membahas hasil peninjauan serta rekomendasi penguatan koordinasi pencegahan karhutla di wilayah Rokan Hulu.




















