Rohul – Tim Penyuluh Mabes TNI memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di Kecamatan Kunto Darussalam dan Pagaran Tapah Darussalam.
Kegiatan sosialisasi digelar di Aula Kantor Camat Kunto Darussalam, Kamis (10/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi dan penguatan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.
Wakil Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kolonel AU Supriadi, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia didampingi Kolonel Laut Cokorda, Letkol Laut Heri, dan Mayor Arm Nanda Supriatna.
Sosialisasi turut dihadiri Pabung Rohul sekaligus Danramil 10/Kunto Darussalam Kapten Inf Devi Khairul Edward yang mewakili Dandim 0313/KPR, perwakilan Polsek Kunto Darussalam, Camat Kunto Darussalam Dedy Saputra, S.E., M.M., Camat Pagaran Tapah Darussalam Irvandri, para kepala desa, tokoh adat, alim ulama, perwakilan perusahaan perkebunan, serta unsur masyarakat.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan Camat Kunto Darussalam, arahan Tim Mabes TNI, hingga pemaparan materi teknis mengenai pencegahan dan penanganan Karhutla.
Dalam arahannya, Kolonel AU Supriadi menekankan pentingnya membangun sinergi berkelanjutan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, masyarakat, tokoh adat, dan sektor swasta.
Menurutnya, kolaborasi di tingkat lapangan menjadi salah satu kunci untuk mencegah munculnya titik panas atau hotspot yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla.
“Upaya penanggulangan Karhutla memerlukan langkah preventif yang konsisten dan kolaborasi aktif di tingkat tapak,” ujar Supriadi.
Ia menilai keterlibatan Muspika, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, hingga perusahaan menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjaga wilayah Rokan Hulu dari ancaman kebakaran dan kabut asap.
“Komitmen kuat kita bersama adalah menjaga Rokan Hulu tetap aman dan bebas dari bahaya kabut asap,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Mabes TNI mendorong seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, serta mengedepankan langkah pencegahan dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah Kunto Darussalam dan Pagaran Tapah Darussalam.










