Siak – Seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ditemukan meninggal dunia di semak belukar di samping pagar RSUD Tengku Rafian, Kelurahan Kampung Dalam, Kabupaten Siak. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (13/7/2026) malam.
Korban diketahui bernama dr Alex Cristo Loris (31), seorang dokter residen anestesi yang sedang menjalani tugas belajar di RSUD Tengku Rafian sejak 1 Juli 2026.
Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos mengatakan korban terakhir kali terlihat keluar dari lingkungan rumah sakit sekitar pukul 18.06 WIB, berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV).
“Jasad korban ditemukan di samping pagar RSUD Tengku Rafian. Korban merupakan dokter yang sedang menjalani pendidikan residen anestesi di rumah sakit tersebut,” kata Raja Kosmos, Rabu (15/7/2026).
Korban yang tinggal di mess rumah sakit dilaporkan tidak kembali setelah keluar dari lingkungan RSUD. Pihak keamanan kemudian melakukan pencarian sejak Senin malam.
Sekitar pukul 11.30 WIB keesokan harinya, petugas keamanan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di semak belukar yang berada di samping pagar rumah sakit.
Di sekitar lokasi, petugas juga menemukan sejumlah barang pribadi milik korban, di antaranya tas berisi telepon genggam yang tidak aktif, headset, serta beberapa ampul dan alat suntik.
Mendapat laporan tersebut, personel Polres Siak langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah.
Raja mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Secara kasat mata kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau guna dilakukan autopsi,” ujarnya.
Polisi masih menunggu hasil autopsi dan terus mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.




















