Kampar – Musim kemarau membuat sebagian warga di wilayah Kabupaten Kampar, Riau, kesulitan mendapatkan air bersih. Debit sumur warga menyusut, sementara kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari terus meningkat.
Merespons kondisi tersebut, Kodim 0313/KPR mengerahkan para Babinsa untuk mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga di sejumlah permukiman terdampak, Selasa (29/9/2026).
Truk tangki air dikawal Babinsa menuju titik-titik yang membutuhkan pasokan air. Air kemudian disalurkan langsung ke wadah penampungan milik warga, mulai dari ember hingga jeriken.
Penyaluran dilakukan setelah Babinsa menerima laporan mengenai berkurangnya ketersediaan air bersih akibat kondisi kemarau dan kekeringan.
Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kondisi kekeringan dan berkurangnya pasokan air bersih mulai dirasakan warga. Karena itu, kami melalui para Babinsa hadir langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Satriady.
Menurutnya, penyaluran air bersih akan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi dan kebutuhan warga di lapangan. Kodim juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk mengantisipasi meluasnya dampak kekeringan.
“Babinsa terus memantau kondisi di wilayah masing-masing. Jika ada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, kami akan berkoordinasi dan berupaya memberikan bantuan sesuai kemampuan yang ada,” ujarnya.
Warga yang menerima bantuan menyambut baik distribusi air bersih tersebut. Pasokan air dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk memasak dan kebutuhan rumah tangga.
Kodim 0313/KPR menyatakan distribusi air bersih akan dilanjutkan secara bertahap ke wilayah lain yang mengalami kekurangan air, termasuk sejumlah daerah di Kampar, Pelalawan, dan Rokan Hulu.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.




















