Pelalawan – Rangkaian penugasan penyuluhan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Mabes TNI di Kabupaten Pelalawan resmi berakhir. Mengakhiri masa tugasnya, Tim Penyuluh Mabes TNI menggelar audiensi dan pemaparan evaluasi bersama jajaran Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Senin (21/9/2026).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Kabupaten Pelalawan, Brigjen TNI Dedy Zulkifli, bersama tujuh personel Mabes TNI dan didampingi perwakilan Babinsa Koramil 09/Langgam Kodim 0313/KPR. Kedatangan rombongan disambut oleh lima anggota DPRD Kabupaten Pelalawan.
Selain menyampaikan pamitan, kesempatan tersebut dimanfaatkan Tim Mabes TNI untuk memaparkan hasil evaluasi penanganan Karhutla di lapangan serta menyalurkan aspirasi masyarakat yang berhasil diserap selama bertugas di Provinsi Riau.
“Seluruh rangkaian penyuluhan dan peninjauan lapangan telah selesai. Kami menyampaikan poin-poin evaluasi penting sebagai masukan strategis bagi regulasi dan penganggaran daerah dalam mitigasi Karhutla ke depan,” ujar Brigjen TNI Dedy Zulkifli.
Menanggapi hal tersebut, DPRD Kabupaten Pelalawan menyambut positif rekomendasi yang diberikan dan berkomitmen memperkuat sarana, prasarana, serta regulasi guna memastikan wilayah Pelalawan bebas dari bencana asap.
Usai audiensi dengan legislatif, Tim Penyuluh Mabes TNI dijadwalkan menggelar pertemuan lanjutan bersama Bupati Pelalawan sebelum bertolak kembali ke Jakarta.




















