Kampar – Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Pelda Syuhaimi memantau kondisi ternak sapi milik warga di wilayah binaannya, Kabupaten Kampar, Riau. Monitoring dilakukan untuk memastikan hewan ternak tetap sehat dan mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Pemantauan dilakukan dengan mendatangi langsung kandang sapi milik warga pada Sabtu (3/10/2026). Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan sapi yang menunjukkan tanda-tanda terjangkit PMK.
Syuhaimi mengingatkan pemilik ternak untuk segera melapor kepada petugas kesehatan hewan jika menemukan gejala yang mengarah pada PMK. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan mencegah penularan ke ternak lainnya.
“Apabila menemukan tanda-tanda hewan terjangkit penyakit, segera hubungi petugas kesehatan hewan untuk dilakukan pemeriksaan sehingga bisa mendapat penanganan lebih lanjut,” kata Syuhaimi.
Selain memantau kondisi sapi, Babinsa juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang. Lingkungan kandang yang bersih dinilai dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit pada hewan ternak.
Pemilik ternak juga diminta membersihkan peralatan yang digunakan untuk merawat hewan. Peralatan kandang dapat disterilkan menggunakan sabun antiseptik atau disinfektan sesuai kebutuhan.
Syuhaimi mengatakan monitoring dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan hewan ternak sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi ternak yang sehat penting bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari usaha peternakan.
“Babinsa akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan hewan ternak warga di wilayah binaan aman dari penyakit PMK. Kesehatan hewan ternak juga menjadi salah satu faktor yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain pemantauan, upaya pengendalian PMK dapat dilakukan melalui edukasi kepada peternak, penerapan sanitasi kandang, disinfeksi serta vaksinasi sesuai program dan arahan petugas kesehatan hewan.




















