Rohul – Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau. Sejumlah lahan semak belukar dan gambut yang kering dinilai rawan terbakar.
Untuk mencegah munculnya titik api, Babinsa Koramil 14/Kepenuhan Kodim 0313/KPR Sertu Rinaldi Helmi bersama masyarakat melakukan patroli di wilayah Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kamis (1/10/2026).
Patroli dilakukan dengan menyusuri kawasan yang dinilai memiliki potensi kebakaran. Selain pemantauan, Babinsa juga berdialog dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka maupun membersihkan area perkebunan.
Rinaldi mengatakan kebakaran lahan dapat bermula dari aktivitas manusia yang tidak memperhitungkan risiko, termasuk penggunaan api saat membersihkan lahan.
Masyarakat yang ditemui juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok yang masih menyala berpotensi memicu kebakaran, terutama ketika dibuang di kawasan gambut yang kondisinya kering.
“Masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan, apabila beristirahat dan merokok agar puntung rokok dibuang ke dalam air. Pastikan api rokok benar-benar padam,” kata Rinaldi.
Dia menegaskan kewaspadaan perlu ditingkatkan selama musim kemarau. Masyarakat diminta segera melaporkan jika menemukan asap atau titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.
Patroli dan edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla di wilayah binaan Koramil 14/Kepenuhan. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci untuk mencegah kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki lahan gambut dan vegetasi kering.




















