Rohul – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan hingga tingkat desa. Babinsa Koramil 14/Kepenuhan Kodim 0313/KPR, Sertu Thomas Alfani, melakukan patroli sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Patroli dilakukan untuk memperkuat deteksi dini sekaligus memastikan masyarakat memahami risiko kebakaran lahan. Dalam kegiatan tersebut, warga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu meluasnya karhutla.
Sertu Thomas Alfani mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat sejak dari tingkat desa. Menurutnya, informasi mengenai potensi kebakaran harus segera disampaikan agar dapat ditindaklanjuti sebelum api meluas.
“Pencegahan Karhutla harus dimulai dari kesadaran bersama. Kami mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada aparat agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” ujar Thomas.
Selain itu, warga diberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla, termasuk dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Sertu Thomas juga mengingatkan adanya sanksi hukum dan konsekuensi pidana bagi pihak yang sengaja maupun karena kelalaian menyebabkan kebakaran.
“Kami juga terus mengedukasi masyarakat mengenai aturan dan sanksi hukum. Jangan sampai karena kelalaian atau sengaja membakar lahan, dampaknya justru merugikan masyarakat luas,” katanya.
Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Kewaspadaan warga dinilai menjadi kunci dalam mendeteksi dan mencegah munculnya titik api sejak dini.
Patroli dan sosialisasi di wilayah Kecamatan Kepenuhan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi potensi karhutla.




















